Kembali ke blogContoh Kata-Kata

26 Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan Digital (Islami, Modern, Singkat)

· 16 September 2026

Menyusun kata-kata undangan pernikahan sering terasa lebih sulit daripada memilih desainnya. Salah satu kalimat, kesan yang muncul bisa terlalu kaku — atau justru terlalu santai untuk tamu yang lebih tua.

Halaman ini berisi contoh yang bisa langsung Anda salin, dikelompokkan menurut nuansa acara. Di bagian bawah ada penjelasan bagian-bagian undangan dan kesalahan yang paling sering terjadi.

Bagian wajib dalam undangan pernikahan

Sebelum menyalin contoh mana pun, pastikan lima hal ini ada. Tamu yang harus bertanya lewat WhatsApp karena ada yang kurang jelas menandakan undangannya belum selesai.

  1. Nama kedua mempelai — lengkap dengan nama orang tua kalau acaranya formal atau adat.
  2. Hari, tanggal, dan jam — sebutkan harinya, jangan hanya tanggal. Orang mengingat "Sabtu" lebih mudah daripada "14 Juni".
  3. Tempat lengkap — nama gedung, alamat, dan patokan. Tambahkan peta kalau undangannya digital.
  4. Jenis acaranya — akad, resepsi, atau keduanya. Banyak tamu bingung karena ini tidak disebut.
  5. Cara konfirmasi kehadiran — nomor yang bisa dihubungi, atau tombol RSVP.

Satu hal yang sering terlewat: kalau akad dan resepsi berbeda jam atau tempat, tulis keduanya terpisah dengan jelas. Menggabungkannya dalam satu paragraf membuat tamu salah datang.

Contoh kata-kata undangan islami

Nuansa ini paling banyak dipakai di Indonesia. Ciri khasnya pembuka salam, kutipan ayat atau doa, dan pilihan kata yang santun.

Format panjang (untuk keluarga dan tamu kehormatan)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:

Annisa Rahmadani, S.Pd. Putri dari Bapak Suryanto & Ibu Haryati

Muhammad Fadhil Ramadhan, S.T. Putra dari Bapak Basuki & Ibu Sulastri

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Format sedang

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di acara pernikahan kami:

Annisa & Fadhil

Kehadiran dan doa restu Anda sangat berarti bagi kami.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Format singkat (untuk pesan WhatsApp)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i pada pernikahan kami, Annisa & Fadhil. Kehadiran Anda adalah kebahagiaan bagi kami.

Detail acara: [tautan undangan]

Dengan kutipan ayat

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang."QS. Ar-Rum: 21

Dengan memohon ridha Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami.

Ayat lain yang sering dipakai: QS. An-Nur: 32, QS. Adz-Dzariyat: 49, dan QS. An-Nisa: 1.

Contoh kata-kata undangan modern

Nuansa ini cocok untuk teman seangkatan dan rekan kerja. Kalimatnya lebih ringkas, tanpa pembuka panjang.

Setelah sekian lama saling menemukan, kami memutuskan untuk melangkah bersama.

Annisa & Fadhil

Kami akan sangat senang bila Anda datang dan merayakannya bersama kami.


Dua cerita, satu babak baru.

Annisa & Fadhil Sabtu, 14 Juni 2027

Kami mengundang Anda untuk hadir di hari yang kami tunggu.


Kami menikah!

Dan hari itu akan terasa jauh lebih lengkap kalau Anda ada di sana.

Annisa & Fadhil


Tidak ada pesta yang benar-benar ramai tanpa orang-orang terdekat.

Karena itu kami mengundang Anda ke hari pernikahan kami.

Annisa & Fadhil

Contoh kata-kata undangan singkat

Untuk undangan digital yang dibagikan lewat WhatsApp, kalimat pendek justru lebih efektif — orang membacanya sambil lalu di layar ponsel.

Kami mengundang Anda ke hari bahagia kami. Annisa & Fadhil, Sabtu 14 Juni 2027.


Dengan bahagia kami mengundang Anda di pernikahan kami. Kehadiran Anda sangat berarti.


Annisa & Fadhil akan menikah. Datang, ya!


Satu hari, satu janji, dan kami ingin Anda menyaksikannya.


Kami menanti kehadiran Anda di hari istimewa kami.

Contoh untuk undangan adat

Jawa

Nuwun,

Kanthi ngaturaken puji syukur dhumateng Gusti Allah SWT, kula sekaliyan badhe ngawontenaken pahargyan pawiwahan putra-putri kula.

Awit rawuh panjenengan, kula ngaturaken agunging panuwun.

Sunda

Sampurasun,

Kalayan rasa syukur ka Gusti Nu Maha Suci, abdi sadaya baris ngayakeun acara pernikahan putra-putri abdi.

Hatur nuhun kana kasumpingan sareng pidu'a ti sadayana.

Minang

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sasuai jo adat nan balaku, kami mangundang Bapak/Ibu/Sanak Saudaro untuak hadir di acara baralek anak kami.

Kehadiran jo doa restu sangaik kami harapkan.

Kalimat penutup undangan

Bagian ini menentukan kesan terakhir. Pilih sesuai nuansa yang sudah Anda pakai di atas.

Formal:

Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih.

Suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Santai:

Sampai bertemu di hari bahagia kami!

Kami tunggu kehadiranmu, ya.

Datang, ya. Tidak seru kalau kamu tidak ada.

Islami:

Jazakumullahu khairan katsiran atas doa dan kehadiran Bapak/Ibu.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu sekeluarga.

Kata-kata untuk mengirim undangan lewat WhatsApp

Undangan digital biasanya dikirim bersama pesan pengantar. Pesan ini yang dibaca duluan, jadi jangan langsung menempelkan tautan tanpa kalimat apa pun.

Untuk keluarga dan orang yang lebih tua:

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak/Ibu [nama], dengan penuh rasa hormat kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir di acara pernikahan kami.

Detail lengkap ada di tautan berikut: [tautan]

Mohon doa restunya. Terima kasih.

Untuk teman:

Hai [nama]! Aku mau kabarin, aku sama [pasangan] akhirnya nikah 😊

Undangannya di sini ya: [tautan]

Semoga bisa datang!

Untuk rekan kerja:

Selamat siang, Bapak/Ibu [nama].

Izin membagikan undangan pernikahan saya. Detail acara bisa dilihat di sini: [tautan]

Besar harapan saya Bapak/Ibu berkenan hadir. Terima kasih.

Satu saran praktis: sebut nama tamunya. Pesan yang menyapa nama dibaca jauh lebih serius daripada pesan sama rata yang dikirim ke semua orang.

Lima kesalahan yang paling sering terjadi

1. Nama yang salah ketik. Terdengar sepele, tapi ini yang paling sering terjadi dan paling sulit dimaafkan. Periksa ejaan nama kedua mempelai dan nama orang tua beberapa kali — termasuk gelar.

2. Tidak menyebut hari. Menulis "14 Juni 2027" saja memaksa tamu membuka kalender. Tulis "Sabtu, 14 Juni 2027".

3. Alamat tanpa patokan. Nama gedung sering tidak cukup, terutama di kota besar. Sebutkan jalan dan patokan terdekat. Pada undangan digital, sertakan peta.

4. Mencampur akad dan resepsi. Kalau keduanya berbeda jam atau tempat, pisahkan dengan jelas. Tamu yang salah datang biasanya karena ini.

5. Nuansa yang tidak cocok dengan tamunya. "Datang ya, seru-seruan!" tepat untuk teman kuliah, tapi tidak untuk atasan atau sesepuh keluarga. Kalau perlu, siapkan dua versi teks.

Menyusun teks sesuai nuansa acara

Kalau contoh di atas belum ada yang pas, susun sendiri dengan urutan ini:

  1. Pembuka — salam, atau satu kalimat yang mewakili nuansa acara.
  2. Maksud — sebutkan Anda mengundang, dan untuk acara apa.
  3. Nama — kedua mempelai, dengan nama orang tua kalau formal.
  4. Waktu dan tempat — hari, tanggal, jam, alamat lengkap.
  5. Penutup — ucapan terima kasih atau harapan kehadiran.

Untuk undangan digital, sebagian informasi ini bisa ditaruh di halaman terpisah supaya halaman pembuka tidak penuh — detail acara, peta, dan formulir konfirmasi kehadiran masing-masing punya tempat sendiri.

Membuat undangannya

Semua contoh di atas bisa langsung Anda pakai di undangan digital. Di datang.id, teksnya tinggal disalin ke bagian sambutan, lalu lengkapi dengan peta lokasi, galeri foto, dan tombol konfirmasi kehadiran.

Kalau Anda sedang menyiapkan undangan pernikahan, lihat juga pilihan tema undangan pernikahan yang tersedia — semuanya bisa dicoba gratis sebelum diterbitkan.

#Pernikahan
Siap membuat undangan digital?

Mulai gratis, pilih tema, dan bagikan lewat WhatsApp dalam hitungan menit.

Mulai gratis